Home » , » Dishub Dumai Siapkan Perda Pajak Parkir

Dishub Dumai Siapkan Perda Pajak Parkir

Written By dupor dp on 22 December 2011 | 15:44

DUMAI - DumaiPortal.com - Menggenjot pendapatan dari sektor perparkiran, Pemko Dumai melalui Dinas Perhubungan akan melaksanakan pemungutan pajak parkir. Saat ini, rencana pajak parkir itu sudah dalam bentuk ranperda akan segera disampaikan ke pihak dewan. Diharapkan tahun 2012 mendatang, pajak parkir tersebut sudah bisa diterapkan.

Dewasa ini, pihak Dinas Perhubungan Dumai tengah giat melaksanakan sosialisasi perihal keberadaan pajak parkir tersebut. Diawali dengan memberikan penjelasan kepada para petugas parkir di lapangan dan pihak perusahaan atau badan usaha yang punya kawasan parkir. Pajak parkir itu juga disosialisasikan kepada LSM dan wartawan.

"Sebelum ranperda pajak parkir kita sampaikan ke dewan, kita harus sosialisasikan terlebih dahulu kepada segenap pihak terkait. Kita inginkan semua komponen paham dan mengerti. Dengan demikian, ketika sudah disahkan menjadi perda, tidak ada lagi pihak yang mengajukan keberatan," tutur Kepada Dinas Perhubungan Dumai, H Marwan, saat menjelaskan perihal pajak parkir tersebut kepada kalangan LSM dan wartawan, Selasa (20/12) malam di Hotel Grand Zuri.

Dikatakan, seiring dengan diberlakukannya UU No. 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. 33/2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan daerah, maka setiap daerah diberikan kesempatan untuk menggali potensi daerahnya masing-masing guna meningkatkan PAD.

“Oleh karena itu Dinas Perhubungan Kota Dumai melakukan upaya optimalisasi pada sektor perparkiran dengan cara menggalakkan sosialisasi dalam memberikan kepahaman kepada pengelola dan pelaksana parkir, serta pemilik tempat lokasi parkir, agar mengetahui dan faham akan pungutan retribusi dan pungutan pajak parkir di kota Dumai," ujar Marwan didampingi Kabid Darat, Renhard Ronald.

Pungutan pajak parkir nanti akan diterapkan terhadap perusahaan dan penyedia lahan yang tidak milik pemerintah seperti perusahaan, perbankan, pertokoan dan mall. Sistemnya, sharing antara pemko dengan pemilik kawasan 30:70.

Dengan penerapan pajak parkir, pihak Dishub optimis akan mencapai target PAD dalam pemungutan retribusi parkir sebesar Rp700 juta. "Kita yakin, setelah penerapan pajak parkir ini, penerimaan dapat tercapai sesuai dengan target," tambah Renhard.

Sebelumnya, penerimaan dari retribusi parkir tidak lebih dari Rp150 juta setiap tahunnya. Meski cukup rendah, namun menurut Renhard, hal itu bukanlah karena ada permasalahan. Hal itu lebih disebabkan karena belum maksimalnya penggarapan. "Dibandingkan dengan investasi yang sudah dikeluarkan, pendapatan Rp150 juta itu sangat menggembirakan," kata Renhard.(rpg/dpo)
Share this article :

Terbanyak Dibaca