Info Terbaru

Pertamina Dumai Sumbang 200 Tong Sampah

Written By dupor dp on 23 April 2014 | 15:08

Kadistako Dumai menerima bantuan tong sampah
DUMAI-DumaiPortal.com-Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Tatakota, Kebersihan dan Pertamanan setempat menerima bantuan 200 tong sampah dari PT. Pertamina RU II Dumai.

Kepala Distako Dumai Zulfa Indra, Rabu (23/4/14) mewakili Pemko Dumai menyambut baik kepedulian Pertamina RU II Dumai atas sumbangsing tong sampah ini demi meningkatkan kebersihan lingkungan di wilayah Koa Dumai.

Zulfa menjelaskan, tong sampah yang diberikan cuma-cuma itu untuk mendukung Kota Dumai dalam meraih piala Adipura 2014. Diharapkannya, dengan apa yang dilakukan perusahaan itu bisa merangsang perusahaan lainnya di Dumai.

"Pemberian tong sampah ini sangat membantu Pemko Dumai untuk mewujudkan kota peraih Adipura. Semoga dengan adanya tong sampah disetiap sudut kota ini, masyarakat Dumai akan terbiasa membuang sampah pada tempatnya," ujar Zulfa Indra diiyakan Kepala Kantor Pasar, Suardi.

PT Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai menyerahkan 200 unit tong sampah kepada Pemerintah  Public Relation Section Head RU II Dumai Yefrizon menyerahkan langsung ratusan tong sampah melalui Kepala Dinas Tata Kota (Distako) Dumai, di Kantor Distako Dumai, Jalan Soebrantas.

Agenda penyerahan tong sampah itu disaksikan Kepala Kantor Pasar Suardi, Kasi Pengendalian dan Pemulihan Lingkungan Hidup (KLH) Dumai Pahlawani, dan Tim HSC RU II Dumai.

Yefrizon menjelaskan pembagian tong sampah itu selain program Corporate Social Responsibility (CSR) RU II juga merupakan aksi nyata Tim HSC RU II untuk tetap mengedepankan kepedulian lingkungan.

"Pertamina komit dengan program Pemko Dumai untuk selalu menjaga keindahan dan kebersihan Kota Dumai. Kami sepakat, bahwa Dumai harus menjadi kota terbersih, seperti yang dicita-citakan Walikota Dumai," ujar Public Relation Secion Head RU II Dumai, Yefrizon, saat penyerahan tong sampah tersebut.

Tidak kali ini saja, Pertamina RU II Dumai membagikan tong sampah kepada Pemko Dumai. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ratusan tong sampah yang diberikan tersebut terdiri dari dua jenis yaitu tong sampah organik dan tong sampah anorganik.(dpo)

Dr.H.Sunaryo Peroleh Suara Terbanyak di DPRD Riau

DUMAI-DumaiPortal.com-Sunaryo, mantan Wakil Walikota Dumai yang juga kader Partai Amanat Nasional (PAN), mendapat suara terbanyak di Kota Dumai pada pemilu legislatif (Pileg) menuju kursi DPRD Provinsi Riau.

Mantan orang nomor dua di Kota Dumai era Walikota Dumai Zulkifli As tersebut memperoleh terbanyak sebesar 14.458 suara di Dumai. Suara yang diperoleh tersebut sesuai hasil pleno KPU Dumai tentang rekap penghitungan suara pemilihan DPRD Riau.

Untuk perolehan suara partai politik juga dipimpin PAN dengan 20.985 suara, disusul Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 20.772 suara. Perolehan suara parpol terbesar selanjutnya di Daerah Pemilihan Riau 5 ini diikuti Golkar dengan 17.022.

Kemudian Demokrat sebanyak 13.046 dan Nasdem 11.504 suara. Sementara, untuk perolehan suara calon DPRD Riau setelah Sunaryo adalah Eko Suharjo dari Demokrat yang menjabat Wakil Ketua DPRD Dumai saat ini dengan 7.724 suara.

Selanjutnya, caleg dari PDIP atas nama Almainis dengan perolehan suara 5.691, kemudian Zainal Effendi yang merupakan Ketua DPRD Dumai ini dari Golkar sebesar 5.231 suara.

Pengumpulan suara terbesar kelima di Dapil Riau 5 yang meliputi Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti dan Siak ini diperoleh Caleg dari Nasdem atas nama Onny Chairunnisyah dengan 3.256 suara.

Komisioner KPU Dumai Darwis menyatakan, partisipasi masyarakat pemilih dalam pemilihan anggota DPRD Propinsi Riau ini tercatat sebanyak 136.667 jiwa dari jumlah total pemilih 204.429 jiwa.

"Surat suara yang ditetapkan sah sebanyak 126.139 lembar dan suara tidak sah mencapai 10.443 dengan total sebesar 136.582 lembar surat suara," kata Darwis, Ketua KPU Kota Dumai, Rabu (23/4/14).

Dia melanjutkan, rapat pleno yang sudah rampung ini selanjutnya akan disampaikan ke KPU Propinsi Riau di Pekanbaru dan KPU Dumai akan mempersiapkan tahapan pengumuman pada awal Mei depan.(dpo)

Penadah CPO Terkesan Kebal Hukum

DUMAI-DumaiPortal.com-Penampungan Crude Palm Oil(CPO) secara ilegal tampaknya kian hari semakin marak di kota Dumai,khususnya disepanjang jalan Wan Amir kecamatan Daumai Selatan.
Mn,salah seorang yang diduga sebagai penadah CPO ilegal tersebut merupakan pemain lama  terkesan luput dari kejaran petugas berwenang.

Dalam operasinya, untuk mengurangi kecurigaan baik masyarakat maupun aparat kepolisian, sebagian penadah melancarkan aksinya di malam hari, mulai pukul 18.00 WIB hingga subuh. Sehingga sangat sedikit orang yang mengetahui tindakan illegal yang dilakukan oleh penadah.

Menurut salah seorang warga saat ditemui  beberapa waktu lalu, menyebutkan kalau Mn telah lama menjalankan usaha illegal  dari mobil tanki yang dibawa sang sopir dari perkebunan di luar kota Dumai.

"Dia sudah lama 'main' CPO. Sejak beroperasi di dekat jembatan yang ada di kelurahan Bukit Timah, hingga pindah ke sana, depan rumah makan itu (jalan Wan Amir KM 7). Bukanya tengah malam, bang," ujar warga yang kesehariannya berjualan di sekitar lokasi.

Pantauan   RiauPesisir  di lapangan , Sabtu (18/04) lalu, sekitar pukul 01.00 WIB, terlihat sebuah truk tanki pembawa CPO berbelok ke lokasi yang masih dimaksud warga. Di mana di lokasi tersebut sudah ada yang menunggu, tiada lain ianya adalah orang suruhan Mn,

Ketika dihampiri, Wa, pria yang tengah mengambil drum untuk menampung CPO itu kaget lalu bertanya. "Ada apa bang?," ujarnya sambil bertanya kaget, terlebih lagi melihat kilatan kamera yang berasal dari salah seorang media yang memotret aktivitas mereka.

Mengetahui yang memotret aktivitasnya adalah wartawan yang tengah melakukan investigasi. Wa langsung menjawab kalau pihaknya mengenal salah seorang pengurus di sebuah persatuan wartawan di kota Dumai.

Pernyataan Wa tersebut nyaris membuat media ini kaget, karena Wa menyebutkan dua nama yang sudah tidak asing lagi di mata jurnalis di kota Dumai. Namun saat ditanya kembali kepada Wa terkait oknum yang dimaksud, Wa tidak mengetahui persis.

Siang harinya , sekitar pukul 14.00 WIB, Manurung minta bertemu dengan sejumlah media yang sempat membuat Wa, suruhannya ketakutan. Setibanya di lokasi tempat ia janjikan, Manurung menyambut dengan wajah sinis.

"Kenapa di foto-foto, kalau mau ekspos, silahkan saja. Saya kenal semua wartawan yang ada di Dumai, termasuk ketua wartawan. Kamu dari media mana?," tanya nya dengan nada menghardik.(***)

Sidang Dua Pejabat Dinsos Dumai Dimulai

Written By dupor dp on 22 April 2014 | 14:36

PEKANBARU-DumaiPortal.com-Dua pejabat di Dinas Sosial (Dinsos)Kota Dumai, Pazwir S.Sos, mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Setko Dumai, dan Basirun S.Sos, Kabid Sosial. Dihadirkan jaksa ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Atas perkara korupsi bantuan sosial (Bansos) program pelatihan keterampilan berusaha bagi keluarga miskin.

Persidangan yang digelar Selasa (22/4) siang itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai, Andri SH dan Bernard S SH, Menjerat kedua terdakwa dengan Pasal 2 ayat (1) Jo pasal 3 Jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 tahun 2001

Dimana Perbuatan kedua terdakwa yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp104.934.195. Terjadi tahun 20112 lalu, pada pelaksanaan program pelatihan berusaha bagi warga miskin Kota Dumai.

Bermula, pada tahun 2011, Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, mencanangkan program pelatihan berusaha bagi warga miskin, yang kemudian dianggarkan dalam rancangan kerja anggaran (RKA) pada Kantor Dinas Sosial Kota Dumai. 


Berdasarkan anggaran APBD Kota Dumai, tahun 2012. Dialokasikan dana sebesar Rp228.450.000 kepada Dinas Sosial untuk kegiatan pelatihan keterampilan berusaha bagi keluarga miskin," terang JPU.

Namun realisasi pada kegiatan tersebut, terdakwa Pazwir dan Basirun. Telah menyalahgunakan dana kegiatan tersebut. Dimana kedua terdakwa tidak dapat pertanggungjawaban keuangan program pelatihan keterampilan itu. Karena SPJ yang dilampirkan kedua tersangka fiktif dengan melibatkan pihak ketiga selaku kontraktor," ujar JPU lagi.

Akibat perbuatannya, kedua terdakwa terancam pidana hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Usai pembacaan dakwaan perkara, persidangan yang dipimpin majleis hakim, JPL Tobing SH. Menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda bantahan dakwaan (esepsi).(dpo)

Tol Pekanbaru-Dumai tak Mungkin Dialihkan

PEKANBARU-DumaiPortal.com-Ketua Percepatan Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Emrizal Pakis sepertinya enggan berpolemik. Meski menyatakan Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai tidak mungkin dirubah, dia juga menyebut wacana pengalihan tol ke Pekanbaru-Sumatera Utara juga benar dalam konteks tol Sumatera.

Hal itu disampaikan Emrizal terkait pernyataan Gubernur Riau Annas Maamun yang ingin memindahkan pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai ke Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

"Saya tidak menyatakan berbeda. Apa yg disampaiakan pak gubernur itu betul juga mungkin dalam konteks tol Sumatera. Kalau dalam perencanaan itu memang ada tol dari Sumatera Utara yang nantinya dihubungkan ke Dumai melalui Rohil," kata Emrizal, Selasa (22/4).

Dijelaskannya, dalam program pusat pemerintah melalui Masterplane Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MPEI), tol Sumatera meliputi berbagai kawasan setiap provinsi yang ada di Sumatera, mulai dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung.

Bahkan untuk Riau sendiri memiliki nilai plus. Selain dibangunnya jalan tol Pekanbaru-Dumai, juga akan dibangun tol Sumatera Utara-Riau yang nantinya akan saling terhubung pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai.

Dengan begitu, harapan gubernur agar jalan tol dapat melintas di kampungnya Rohil, pasti akan terbangun melalui tol Sumatera Utara tersebut.

"Itu merupakan program nasional, di dalamnya ada Tol Pekanbaru-Dumai. Antara tol Pekanbaru Dumai merupakan bagian tak terpisahkan dari tol Sumatera itu," paparnya.

Ada pun subtansi dari pembangunan itu sendiri, karena Dumai merupakan pengembangan kawasan ekonomi dan pelabuhan.

Kemudian, Dumai dan Pekanbaru adalah termasuk Kawasan Strategis Nasional (KSN) yang selama ini menjadi magnet pertumbuhan ekonomi yang ingin disambungkan.

Kemudian yang diuntungkan juga bukan hanya kedua daerah itu. Tetapi setiap daerah yang dilewati. Diantaranya, Interchange Perawang, Siak. Interchange Duri-Bengkalis yang kemudian ujungnya, masuk ke Rohil menuju Sumatera Utara.

Ada pun terkait pernyataan gubernur yang menganggap lalulintas di sana masih tergolong rendah, Emrizal pun mengibaratkan antara telur dan ayam, mana lebih dulu. Prinsipnya, dua-duanya saling mendukung.

"Dulu sewaktu Kepri tergabung dengan Riau, Dumai ini ibaratnya Batam. Nah, melalui jalan tol ini, diharapkan pengembangan kawasan ekonomi dan pelabuhan itu bisa lebih berkembang lagi," terang Emrizal.(dpo)

Sakit, Tiga Siswa UN Susulan

Written By dupor dp on 21 April 2014 | 15:25

Misdiono, Ketua Pelaksanaan UN Dumai
DUMAI-DumaiPortal.com-Kalau tidak ada halangan, Selasa (22/4) akan dilaksanakan Ujian Nasional (UN) susulan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) bagi siswa yang mengalami sakit saat berlangsungnya UN pada tanggal (14/4) kamrin. 

Misdiono ketua pelaksana Ujian Nasioanl (UN) mengatakan, ada tiga siswa pada saat berlangsungnya UN mengalami keadaan sakit fisik seperti kecelakaan, dengan demikian pihak Dinas Pendidikan melakukan UN susulan bagi siswa tersebut. 

Dijelaskannya, tiga siswa tersebut dari sekolah diantranya, SMKN3 dan SMA Muhammadiyah, sedangkan soal ujian nantinya setara dengan soal ujian para siswa di sekolah mereka masing-masing dan pelaksanaan ujian susulan tersebut berlangsung selama tiga hari.

Ditambahkannya, kepada tiga siswa tersebut jika masih dalam keadaan sakit dan tidak mampu untuk berjalan ke sekolah masing-masing, maka akan dilangsungkan pelaksanaan di rumah mereka masing-masing, tidak hanya itu saja, turut dilakukan pengawasan oleh guru pengawas saat berlangsungnnya UN tersebut

"Kita berusaha untuk membuat anak-anak yang belum mengikuti UN disebabkan sakit bisa mengikuti UN seperti siswa yang lainnya, dengan cara melakukan UN susulan bagi mereka, kita juga berharap kepada anak-anak yang mengikuti UN ini bisa berjalan dengan lancar," katanya.(dpo)

Walikota Buka O2SN dan FL2SN

Walikota menggunting balon pertanda dibukanyaa O2SN dan FL2SN
DUMAI - DumaiPortal.com - Walikota Dumai H. Kahirul Anwar membuka secara resmi pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) bagi siswa SD dan SMP katagori tingkat kota.

Acara berlangsung di lapangan perkantoran  jalan Soebrantas, Dumai Timur, Senin (21/4). Walikota Dumai dalam sambutannya mengatakan, para kontingen yang mengikuti perlombaan ini diharapkan dapat mempererat silahturahmi sesama kontingen yang lainnya, dan juga dapat meningkatkan kegemaran pendidikan dalam bidang olahraga mahupun seni . 

Tidak hanya itu saja, Walikota melanjutkan, para kontingen yang mengikuti perlombaan ini diharapkan bisa bisa membawa nama Kota Dumai nantinya di tingkat Provinsi dibidang olahraga mahupun seni. 

Sementara itu, ketua pelaksana perlombaan Yusmanidar mengatakan. Perlombaan ini guna meningkatkan kecintaan dan apresiasi terhadap pendidikan bidang olahraga mahupun seni, dan dapat juga mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang yang ingin mereka tekuni, dengan demikian dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan antara siswa yang ada di Kota Dumai.

Dijelaskan Yusmanidar, perlombaan ini mengikuti beberapa cabang untuk tingakt SD di bidang olahraga O2SN cabang atletik, renang, catur, volly mini, takraw, bulu tangkis, tenis meka dan pecak silat. Sedangkan untuk. O2SN tingkat SMP yakni , atletik, renang, bola voly, bulu tangkis, karate, pencak silat dan catur. 

Sementara itu, tambahnya Yusmanidar, untuk tingkat FLSN tingkat SD bidang seni yakni, seni tari, membuat gambar bercerita, pidato Bahasa Indonesia, menyanyi tunggal, kriya anyam, pantonim, melukis, cipta puisi, desain batik.

Sedangkan FLSN SMP bidang seni yakni vokal group, festival kreatifitas seni tari, lomba baca al-qura'an dan hafizh aL-qur'an, Cerpen, kreatifitas cerita berbahasa Inggris, festival musik Tradisional, lomba lukis, cipta lagu, cipta puisi, desain motif batik dan menyanyi tunggal. 

"Jadi pelaksanaan ini sebelumnya juga sudah dilaksanakan di tingkat Sekolah dan kecamatan, untuk meningkat kan kualitas anak-anak dibidang olahraga maka kita meningkatkan kembali untuk tingkat kota," ujarnya.

Yusmanidar juga berharap kepada kontingan yang mengikuti perlombaan ini, dapat menunjang peningkatan kualitas akademis dan juga dapat membawa nama Kota Dumai ketingkat yang lebih lagi.(dpo)

Satpol PP Dumai Terima “Upeti” ?

DUMAI-DumaiPortal.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Saltpol PP) diduga telah menerima 'upeti' dari sejumlah pengusaha karaoke tak berizin. Pasalnya, keberadaan karaoke semakin menjamur meskipun pemerintah kota Dumai sudah membatasi izin usaha hiburan tersebut.
Hal tersebut dikatakan oleh salah seorang nara sumber kepada wartawan, Rabu (16/04) kemarin. Menurutnya, Satpol PP diduga telah menerima upeti dari sejumlah pengusaha karaoke, sehingga jumlah karaoke tak berizin tak terbendung lagi.
"Saya menduga, Satpol PP sudah menerima uang dari pengusaha. Bapak lihat saja, berapa banyak karaoke yang tak berizin di gang ini," ujarnya yang tidak ingin namanya disebut, sembari menunjuk ke arah gang H Abu Bakar yang dipenuhi tempat karaoke illegal.
Tidak satupun, sambungnya, karaoke di sepanjang gang itu yang memiliki izin. Kendati tidak memiliki izin usaha, sambungnya, karaoke itu tetap membuka usahanya. "Peluang ini menjadi pemicu bagi sejumlah pengusaha untuk membuka karaoke. Karena usaha karaoke ini sangat menggiurkan," tuturnya.
Disebutkan nara sumber, dugaan upeti yang diterima oleh oknum Satpol PP dapat dilihat dari sikap Satpol PP yang terkesan sengaja membiarkan beroperasinya sejumlah karaoke yang sangat meresahkan masyarakat. "Sejak sebulan lalu, Satpol PP tidak pernah lagi melakukan razia," lanjutnya.
Diceritakannya, akibat tidak adanya ketegasan Satpol PP terhadap pelanggaran-pelanggaran ini, memberikan dampak negatif bagi perkembangan mental generasi muda kota Dumai. Terlebih lagi, ketidak tegasan Satpol PP menjadi pemicu bagi pekerja untuk berkeliaran meskipun berpakaian seksi, untuk menarik perhatian pelanggan.
"Lihat saja sendiri, di sekitar jalan H Abu Bakar itu, gadis-gadis muda dan berpakaian seksi leluasa berkeliaran mempertontonkan goyangan pinggulnya. Hal ini terjadi karena tidak ada yang menghentikan perbuatannya," terangnya.
Sementara itu, Datok Darwis Ismail, ketua LAMR kota Dumai, ketika dikonfirmasi terkait hal ini, pihaknya sangat tidak setuju dengan keberadaan tempat hiburan yang tidak berizin yang tetap beroperasi, sebaliknya meminta pemko Dumai untuk segera memberikan tindakan tegas berupa penutupan tempat usaha.
"Kita minta pada walikota Dumai bersikap tegas menyikapi hal ini, tindak tempat hiburan tak berizin sesegera mungkin," tegas Datok Darwis Ismail, beberapa waktu yang lalu.
Dikatakan Datok Darwis, selain tidak memberikan kontribusi pada pemko, keberadaan tempat hiburan tak berizin juga berdampak negatif terhadap kondusifitas yang dapat mengganggu stabilitas kota Dumai itu sendiri.
"Koordinasikan hal ini dengan pihak Satpol PP, lalu lakukan razia, termasuk razia tanda pengenal pelayan yang dipekerjakan oleh para pengusaha hiburan," ujarnya.(DPO)

Terbanyak Dibaca